Nabi memutuskan bahwa umra menjadi hak waris bagi ahli waris penerimanya
Imam Ahmad : 13612حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْسِكُوا عَلَيْكُمْ أَمْوَالَكُمْ وَلَا تُعْطُوهَا أَحَدًا فَمَنْ أُعْمِرَ شَيْئًا فَهُوَ لَهُ
Telah bercerita kepada kami [Abdurrazaq] telah menghabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pertahankan harta kalian, janganlah kau berikan kepada seorangpun. Barangsiapa yang diberi umro (harta pemberian yang disyaratkan selama hidupnya) maka itu menjadi haknya".
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 13612, 13713, 13725, 13752, 13821, 13887, 14486, 14546, 14604, 14643, 14695, 20604, 20661
Imam Bukhari : 2432
Imam Muslim : 3065, 3067, 3068, 3069, 3070
Imam Abu Dawud : 3082, 3083, 3085
Imam Nasa'i : 3660, 3661, 3662, 3677, 3681, 3682, 3686, 3689, 3690, 3691
Imam Ibnu Majah : 2372