Keutamaan shalat jenazah: barangsiapa menshalatkan jenazah, baginya satu qirath dan barangsiapa menguburkannya, baginya dua qirath
Imam Ahmad : 11382حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَبِعَ جِنَازَةً فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى تُوضَعَ
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin 'Ashim] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Suhail bin Abu Shalih] dari [Bapaknya] dari [Abu Sa'id Al Khudri] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa ikut mengiringi jenazah, maka janganlah duduk sebelum ia diletakkan."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 589, 597, 1040, 1108, 10766, 10900, 10939, 11018, 11025, 11050, 11082, 11382, 11491, 13632, 14000, 14196, 15132, 15143
Imam Bukhari : 1224, 1227, 1228
Imam Muslim : 1590, 1591, 1592, 1593, 1594, 1595, 1596, 1597, 1598, 1599
Imam Abu Dawud : 2758, 2759, 2761
Imam Tirmidzi : 963, 964
Imam Nasa'i : 1888, 1890, 1891, 1898, 1902, 1971, 1972, 1973
Imam Ibnu Majah : 1531, 1533, 1534
Imam Malik : 491