Janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, dan gadis dimintai persetujuannya - diamnya adalah tanda setuju
Imam Ahmad : 24492
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي مُلَيْكَةَ يُحَدِّثُ عَنْ ذَكْوَانَ أَبِي عَمْرٍو عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اسْتَأْمِرُوا النِّسَاءَ فِي أَبْضَاعِهِنَّ قَالَ قِيلَ فَإِنَّ الْبِكْرَ تَسْتَحِي فَتَسْكُتُ قَالَ فَهُوَ إِذْنُهَا
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ibnu Juraij] dia berkata; saya mendengar [Ibnu Abi Mulaikah] menceritakan dari [Dzakwan Abu Amru] dari [Aisyah] dari Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Wanita diminta izin urusannya pada diri mereka sendiri." Dia berkata; diriwayatkan; "Lalu bagaimana bagi seorang gadis yang terdiam karena malu." Beliau bersabda: "Itulah izinnya."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1790, 1799, 2055, 2247, 2340, 2351, 2924, 3053, 3172, 3246, 6834, 17058, 23055, 24492, 25560, 25561, 25562, 25563, 25564, 25565
Imam Bukhari : 4742, 6432, 6433, 6454
Imam Muslim : 2545, 2546
Imam Abu Dawud : 1792, 1795, 1796, 1797
Imam Tirmidzi : 1026
Imam Nasa'i : 3208, 3209, 3210, 3211, 3212, 3214, 3216, 3218
Imam Ibnu Majah : 1860, 1862
Imam Malik : 967
Imam Darimi : 2092, 2094