Air kencing bayi laki-laki dan perempuan: yang dicuci hanya kencing anak perempuan, sedangkan kencing anak laki-laki, hanya di perciki
Imam Ahmad : 24045حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَنِي سُوَاءَةَ عَنْ عَائِشَةَ فِيمَا يَفِيضُ بَيْنَ الرَّجُلِ وَامْرَأَتِهِ مِنْ الْمَاءِ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُبُّ الْمَاءَ عَلَى الْمَاءِ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Qais bin Wahab] dari [seorang lelaki dari bani Suwa'ah] dari [Aisyah] ia berkata tentang bagaimana antara seorang laki-laki dan istrinya mandi dari junub; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menuangkan air diatas air (menuangkan air pada jasad yang junub."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 531, 718, 1091, 1092, 11010, 23122, 24045, 24586, 24589, 25641, 25643, 25644, 25756
Imam Bukhari : 215, 216, 5046, 5543, 5878
Imam Muslim : 430, 431, 432, 433
Imam Abu Dawud : 319, 320, 321, 322, 323
Imam Tirmidzi : 555
Imam Nasa'i : 300, 301, 302
Imam Ibnu Majah : 515, 516, 517, 518, 519, 520
Imam Malik : 127, 128
Imam Darimi : 734