Air kencing bayi laki-laki dan perempuan: yang dicuci hanya kencing anak perempuan, sedangkan kencing anak laki-laki, hanya di perciki
Imam Ahmad : 531حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي حَرْبِ بْنِ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَوْلُ الْغُلَامِ يُنْضَحُ عَلَيْهِ وَبَوْلُ الْجَارِيَةِ يُغْسَلُ قَالَ قَتَادَةُ هَذَا مَا لَمْ يَطْعَمَا فَإِذَا طَعِمَا غُسِلَ بَوْلُهُمَا
Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shamad Bin Abdul Warits] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Qatadah] dari [Abu Harb Bin Abul Aswad] dari [bapaknya] dari [Ali], dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Air kencing bayi laki-laki (cara membersihkannya) cukup diperciki air, sedangkan air kencing bayi perempuan di cuci." Qatadah berkata; "Cara seperti ini apabila keduanya (bayi laki-laki dan perempuan) belum makan makanan (selain Asi), akan tetapi apabila telah makan, maka air kencing keduanya harus dicuci."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 531, 718, 1091, 1092, 11010, 23122, 24045, 24586, 24589, 25641, 25643, 25644, 25756
Imam Bukhari : 215, 216, 5046, 5543, 5878
Imam Muslim : 430, 431, 432, 433
Imam Abu Dawud : 319, 320, 321, 322, 323
Imam Tirmidzi : 555
Imam Nasa'i : 300, 301, 302
Imam Ibnu Majah : 515, 516, 517, 518, 519, 520
Imam Malik : 127, 128
Imam Darimi : 734