Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



Air kencing bayi laki-laki dan perempuan: yang dicuci hanya kencing anak perempuan, sedangkan kencing anak laki-laki, hanya di perciki
Imam Ahmad : 1091

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي وَعُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الْمُقَدَّمِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ بُنْدَارٌ قَالُوا حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي و حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ و حَدَّثَنِي أَبُو خَيْثَمَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَمُعَاذٌ عَنْ هِشَامٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي حَرْبِ بْنِ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ وَقَالَ أَبُو خَيْثَمَةَ فِي حَدِيثِهِ ابْنُ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَوْلُ الْغُلَامِ الرَّضِيعِ يُنْضَحُ وَبَوْلُ الْجَارِيَةِ يُغْسَلُ قَالَ قَتَادَةُ وَهَذَا مَا لَمْ يَطْعَمَا الطَّعَامَ فَإِذَا طَعِمَا الطَّعَامَ غُسِلَا جَمِيعًا قَالَ عَبْد اللَّهِ وَلَمْ يَذْكُرْ أَبُو خَيْثَمَةَ فِي حَدِيثِهِ قَوْلَ قَتَادَةَ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku bapakku dan [Ubaidullah bin Umar Al Qawariri] dan [Muhammad bin Abu Bakar Al Muqaddami] dan [Muhammad bin Basyar Bundar] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] berkata; telah menceritakan kepadaku [bapakku]. Dan telah menceritakan kepada kami Abdullah, berkata; dan telah menceritakan kepadaku [Abu Khaitsamah] telah menceritakan kepada kami [Abdushshamad] dan [Mu'adz], dari [Hisyam] dari [Qatadah] dari [Abu Harb bin Abu Al Aswad] dari [Abu Al Aswad], menurut redaksi [Abu Khaistamah] dalam hadisnya; [Ibnu Abu Al Aswad] dari [bapaknya] dari [Ali] Radhiallah 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kencing bayi laki-laki yang masih menyusu cukup diperciki sedang bayi perempuan harus dicuci." Qatadah menerangkan; "Hal itu selama keduanya belum memakan makanan, jika mereka telah makan maka keduanya harus dicuci." Abdullah berkata; "Abu Khitsamah tidak menyebutkan dalam hadisnya perkataan Qatadah."

Hadits Penguat :

Imam Ahmad : 531, 718, 1091, 1092, 11010, 23122, 24045, 24586, 24589, 25641, 25643, 25644, 25756
Imam Bukhari : 215, 216, 5046, 5543, 5878
Imam Muslim : 430, 431, 432, 433
Imam Abu Dawud : 319, 320, 321, 322, 323
Imam Tirmidzi : 555
Imam Nasa'i : 300, 301, 302
Imam Ibnu Majah : 515, 516, 517, 518, 519, 520
Imam Malik : 127, 128
Imam Darimi : 734