Larangan muzabanah (menjual buah yang masih di tangkai pohon dengan kurma yang telah ditakar), dan larangan muhaqalah (menyewakan tanah)
Imam Ahmad : 10598حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ هُوَ ابْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ دَاوُدَ بْنِ الْحُصَيْنِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُزَابَنَةِ وَالْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةُ اشْتِرَاءُ الثَّمَرَةِ فِي رُءُوسِ النَّخْلِ بِالتَّمْرِ كَيْلًا وَالْمُحَاقَلَةُ كَرْيُ الْأَرْضِ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] -yaitu Ibnu Mahdi- berkata, telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Dawud bin Al Hushain] dari [Abu Sufyan] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata; "Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari Muzabanah dan Muhaqolah, Muzabanah yaitu membeli buah-buahan yang masih di tangkai pohon dengan kurma yang telah ditakar, sedangkan Muhaqolah adalah menyewakan tanah.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1859, 9889, 10598, 10630, 11148, 11211, 14347, 14670, 14680, 20628, 20670
Imam Bukhari : 2037, 2038, 2055, 2207
Imam Muslim : 2837, 2855, 2856, 2857, 2858, 2859, 2876, 2877, 2878
Imam Abu Dawud : 2917, 2951, 2956
Imam Tirmidzi : 1145, 1221
Imam Nasa'i : 3824, 3825, 3826, 3827, 3828, 3830, 3833, 4459
Imam Ibnu Majah : 2257, 2258, 2440
Imam Malik : 1141, 1142
Imam Darimi : 269, 2444