Penjual yang mendapati barangnya masih utuh pada orang yang bangkrut lebih berhak mengambilnya daripada para pemberi hutang lainnya
Imam Ahmad : 10191حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَفْلَسَ بِمَالِ قَوْمٍ فَرَأَى رَجُلٌ مَتَاعَهُ بِعَيْنِهِ فَهُوَ أَحَقُّ بِهِ مِنْ غَيْرِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Sa'id] dari [Qotadah] dari [An Nadhr bin Anas] dari [Basyir bin Nahik] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa bangkrut dengan membawa tanggungan harta suatu kaum, kemudian seorang laki-laki melihat hartanya masih sebagaimana semula, maka ia lebih berhak atasnya dari orang lain."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 6827, 7068, 7085, 7194, 7252, 8210, 8634, 8952, 8979, 9667, 9747, 9931, 10191, 19250
Imam Bukhari : 2227
Imam Muslim : 2913, 2914, 2915, 2916
Imam Abu Dawud : 3054, 3056, 3064
Imam Tirmidzi : 1183
Imam Nasa'i : 4597, 4598
Imam Ibnu Majah : 2349
Imam Malik : 1184
Imam Darimi : 2477