Rasulullah melarang menjual barang yang belum dimiliki
Imam Muslim : 2810حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ ابْتَاعَ طَعَامًا فَلَا يَبِعْهُ حَتَّى يَسْتَوْفِيَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah Al Qa'nabi] telah menceritakan kepada kami [Malik]. Dan dari jalur lain telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dia berkata; Saya membaca di hadapan [Malik] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] bahwasannya Rasulullah Shallallu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang membeli makanan, hendaknya tidak menjual kembali sampai ia memilikinya dengan sempurna."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 373, 2312, 3175, 3301, 3316, 4506, 4820, 4984, 5057, 5169, 5243, 5596, 5634, 8086, 14681
Imam Bukhari : 1982, 1989, 1992
Imam Muslim : 2807, 2808, 2809, 2810, 2812, 2813, 2814, 2817, 2819
Imam Abu Dawud : 3029, 3033, 3034
Imam Tirmidzi : 1212
Imam Nasa'i : 4518, 4519, 4520, 4522
Imam Ibnu Majah : 2217, 2218
Imam Malik : 1154, 1155
Imam Darimi : 2446