Hadits Perwakilan
Orang yang mudah tertipu dalam jual beli diajarkan mensyaratkan "la khilabah (dengan syarat tidak ada tipu menipu)" agar terhindar dari penipuan
Imam Ahmad : 4793حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ قَالَ كَانَ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ يُغْبَنُ فِي الْبَيْعِ فَذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْ لَا خِلَابَةَ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Dinar] aku mendengar [Ibnu Umar] berkata, "Seorang laki-laki Quraisy tertipu dalam jual beli, hal itu lalu disampaikan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Katakanlah 'Tidak ada penipuan'."