Apa yang dibolehkan bagi seorang suami terhadap istrinya yang sedang haid, boleh apa yang ada di atas kain (selain jima'), namun menahan diri dari hal tersebut adalah lebih utama
Imam Ahmad : 23952حَدَّثَنَا يَزِيدُ عَنِ الْحَجَّاجِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُبَاشِرَ إِحْدَانَا وَهِيَ حَائِضٌ أَمَرَهَا فَاتَّزَرَتْ وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ وَهُوَ جُنُبٌ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid] dari [AlHajaj] dari [Abdurrahman bin Al Aswad] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata; Apabila Rasulullah Shallallahu'alaihiwasalam hendak menggauli salah seorang dari kami (istri-istri beliau), saat dalam keadaan haidl, beliau memerintahkannya untuk mengencangkan kainnya (sarungnya). Dan apabila beliau ingin tidur sedangkan beliau dalam keadaan junub, beliau berwudlu seperti wudlu untuk shalat."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 11904, 13087, 22918, 23299, 23872, 23952, 24206, 24246, 24318, 24366, 24568, 24657, 24788, 25479, 25615, 25619, 25622, 25623, 25624
Imam Bukhari : 289, 290, 291, 292, 311, 312, 1794, 1890
Imam Muslim : 440, 441, 442, 443, 444
Imam Abu Dawud : 182, 183, 233, 234, 1852
Imam Nasa'i : 281, 283, 284, 285, 286, 370, 371, 372, 373
Imam Ibnu Majah : 627, 628, 629, 630
Imam Malik : 114, 116
Imam Darimi : 1014, 1015, 1016, 1017, 1018, 1019, 1020, 1023, 1024, 1025, 1026, 1027, 1028, 1029, 1030, 1031, 1032, 1033, 1034, 1035, 1036, 1038, 1043