Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



Apa yang dibolehkan bagi seorang suami terhadap istrinya yang sedang haid, boleh apa yang ada di atas kain (selain jima'), namun menahan diri dari hal tersebut adalah lebih utama

Imam Nasa'i : 368

أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ ح وَأَنْبَأَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَنْبَأَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي ح وَأَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ زَيْنَبَ بِنْتَ أَبِي سَلَمَةَ حَدَّثَتْهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ حَدَّثَتْهَا قَالَتْبَيْنَمَا أَنَا مُضْطَجِعَةٌ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ حِضْتُ فَانْسَلَلْتُ فَأَخَذْتُ ثِيَابَ حَيْضَتِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَفِسْتِ قُلْتُ نَعَمْ فَدَعَانِي فَاضْطَجَعْتُ مَعَهُ فِي الْخَمِيلَةِوَاللَّفْظُ لِعُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ

Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'id] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] dan Telah memberitakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dia berkata; Telah memberitakan kepada kami [Mu'adz bin Hisyam] dia berkata; Telah menceritakan kepadaku [Bapakku] dan Telah memberitakan kepada kami [Ismail bin Mas'ud] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Khalid yaitu Ibnu Al Harits] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Yahya bin Abu Katsir] berkata; Telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah] bahwa [Zainab binti Abu Salamah] berkata kepadanya; [Ummu Salamah] berkata kepadanya; "Ketika aku sedang berbaring bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di dalam selimut, tiba-tiba aku mendapat haidl, maka akupun segera keluar perlahan-lahan kemudian mengambil pakaian (yang biasa dipakai saat) haidl. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya, 'Apakah kamu sedang haidl? ' Aku menjawab, 'Ya'. Beliau lalu memanggilku dan tidur bersama dalam satu selimut." Lafazh ini dari Abdullah bin Sa'id.

Hadits Penguat :

Imam Ahmad : 11904, 13087, 22918, 23299, 23465, 23680, 23776, 23872, 23952, 24114, 24206, 24240, 24246, 24318, 24366, 24503, 24568, 24657, 24788, 25316, 25479, 25615, 25619, 25622, 25623, 25624
Imam Bukhari : 289, 290, 291, 292, 311, 312, 1794, 1890
Imam Muslim : 440, 441, 442, 443, 444
Imam Abu Dawud : 182, 183, 233, 234, 238, 239, 1852
Imam Tirmidzi : 122
Imam Nasa'i : 281, 283, 284, 285, 286, 368, 370, 371, 372, 373
Imam Ibnu Majah : 627, 628, 629, 630
Imam Malik : 114, 115, 116
Imam Darimi : 1014, 1015, 1016, 1017, 1018, 1019, 1020, 1023, 1024, 1025, 1026, 1027, 1028, 1029, 1030, 1031, 1032, 1033, 1034, 1035, 1036, 1038, 1039, 1043