Apa yang dibolehkan bagi seorang suami terhadap istrinya yang sedang haid, boleh apa yang ada di atas kain (selain jima'), namun menahan diri dari hal tersebut adalah lebih utama
Imam Darimi : 1024أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ عَدِيٍّ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ لَا بَأْسَ أَنْ تُؤْتَى الْحَائِضُ بَيْنَ فَخِذَيْهَا وَفِي سُرَّتِهَا
Telah mengabarkan kepada kami [Zakaria bin 'Adi] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Laits] dari [Mujahid] ia berkata: "Tidak mengapa mencumbui wanita yang sedang haid di bagian antara kedua selangkangannya atau di pusarnya (selain senggama) ".
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 11904, 13087, 22918, 23299, 23872, 23952, 24206, 24246, 24318, 24366, 24568, 24657, 24788, 25479, 25615, 25619, 25622, 25623, 25624
Imam Bukhari : 289, 290, 291, 292, 311, 312, 1794, 1890
Imam Muslim : 440, 441, 442, 443, 444
Imam Abu Dawud : 182, 183, 233, 234, 1852
Imam Nasa'i : 281, 283, 284, 285, 286, 370, 371, 372, 373
Imam Ibnu Majah : 627, 628, 629, 630
Imam Malik : 114, 116
Imam Darimi : 1014, 1015, 1016, 1017, 1018, 1019, 1020, 1023, 1024, 1025, 1026, 1027, 1028, 1029, 1030, 1031, 1032, 1033, 1034, 1035, 1036, 1038, 1043