Nabi melarang menjadikan binatang untuk dijadikan sasaran (latihan) tembak
Imam Ahmad : 12513حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ دَخَلْتُ مَعَ جَدِّي دَارَ الْإِمَارَةِ فَإِذَا دَجَاجَةٌ مَصْبُورَةٌ تُرْمَى فَكُلَّمَا أَصَابَهَا سَهْمٌ صَاحَتْ فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تُصْبَرَ الْبَهَائِمُ
Telah bercerita kepada kami [Bahz] telah bercerita kepada kami [Hammad] telah bercerita kepadaku [Hisyam bin Zaid] berkata, saya bersama [kakekkku] pernah mengunjungi kantor pemerintahan, tak tahunya disana ada ayam yang dijadikan sasaran tembak, setiap kali terkena tembakan anak panah, ayam itu mengerang. Kemudian (Hisyam) berkata, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melarang hewan dijadikan sasaran tembak.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1766, 1885, 2345, 2350, 2401, 2455, 2539, 2571, 2797, 2976, 2990, 3046, 3047, 4996, 5330, 5424, 5977, 12285, 12513, 13902, 13926, 14119, 16527
Imam Bukhari : 5089, 5090, 5091
Imam Muslim : 3616, 3617, 3618, 3619, 3620
Imam Abu Dawud : 2433
Imam Tirmidzi : 1395, 1717, 1748
Imam Nasa'i : 4363, 4365, 4367, 4368, 4372
Imam Ibnu Majah : 3178, 3179