Nabi melarang menjadikan binatang untuk dijadikan sasaran (latihan) tembak
Imam Ahmad : 5424
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ دَخَلَ ابْنُ عُمَرَ عَلَى يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ وَغُلَامٌ مِنْ بَنِيهِ رَابِطٌ دَجَاجَةً يَرْمِيهَا فَمَشَى إِلَى الدَّجَاجَةِ فَحَلَّهَا ثُمَّ أَقْبَلَ بِهَا وَبِالْغُلَامِ وَقَالَ لِيَحْيَى ازْجُرُوا غُلَامَكُمْ هَذَا مِنْ أَنْ يَصْبِرَ هَذَا الطَّيْرَ عَلَى الْقَتْلِ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى أَنْ تُصْبَرَ بَهْمَةٌ أَوْ غَيْرُهَا لِقَتْلٍ وَإِنْ أَرَدْتُمْ ذَبْحَهَا فَاذْبَحُوهَا
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nadlr] telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Sa'id] dari [bapaknya], dia berkata, pernah [Ibnu Umar] menemui Yahya bin Sa'id, yang saat itu seorang anak dari sukunya mengikat seekor ayam untuk dijadikan sasaran tembak. Sontak (Ibnu Umar) berjalan ke arah ayam dan melepas ikatannya. Ayam ia pegang, anak ia gandeng, ia temui Yahya dan berujar, "Tegur anakmu ini dari menambat burung untuk sasaran pembunuhan, karena saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melarang mengikat binatang atau suatu yang bernyawa untuk sasaran pembunuhan. Kalau kamu mau menyembelihnya, sembelih saja baik-baik."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1766, 1885, 2345, 2350, 2401, 2455, 2539, 2571, 2797, 2967, 2976, 2990, 3046, 3047, 4394, 4776, 4996, 5330, 5424, 5539, 5977, 12285, 12397, 12513, 13648, 13902, 13926, 13935, 14119, 16527, 22485, 22487
Imam Bukhari : 5089, 5090, 5091
Imam Muslim : 3616, 3617, 3618, 3619, 3620
Imam Abu Dawud : 2433
Imam Tirmidzi : 1395, 1717, 1748
Imam Nasa'i : 4362, 4363, 4365, 4366, 4367, 4368, 4372
Imam Ibnu Majah : 3178, 3179
Imam Darimi : 1891