Nabi menetapkan jalan dibagi sepanjang tujuh hasta jika ada selisih
Imam Ahmad : 9751حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ أَخْبَرَنَا الْمُثَنَّى قَالَ قَتَادَةُ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ عَنِ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا تَشَاجَرْتُمْ أَوْ اخْتَلَفْتُمْ فِي الطَّرِيقِ فَدَعُوا سَبْعَ أَذْرُعٍ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Al Mutsanna], [Qotadah] berkata dari [Busyair bin Ka'ab] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jika kalian berselisih atau berbeda pendapat dalam masalah batas jalan maka ambillah seukuran tujuh hasta."