Nabi menetapkan jalan dibagi sepanjang tujuh hasta jika ada selisih
Imam Ahmad : 2762حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اخْتَلَفْتُمْ فِي الطَّرِيقِ فَاجْعَلُوهُ سَبْعَةَ أَذْرُعٍ وَمَنْ سَأَلَهُ جَارُهُ أَنْ يَدْعَمَ عَلَى حَائِطِهِ فَلْيَفْعَلْ
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Simak bin Harb] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas], -ia merafa'kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, - beliau bersabda: "Jika kalian berselisih mengenai jalan, maka jadikanlah (lebarnya) tujuh hasta. Dan barangsiapa yang diminta oleh tetangganya untuk menyangga sesuatu pada dindingnya, maka hendaklah melakukannya."