Larangan menjual kembali bahan makanan sebelum dipindahkan dari tempat pembelian (qabdh)
Imam Ahmad : 2162حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَبِيعَ الرَّجُلُ طَعَامًا حَتَّى يَسْتَوْفِيَهُ قَالَ فَقُلْتُ لَهُ كَيْفَ ذَلِكَ قَالَ ذَلِكَ دَرَاهِمُ بِدَرَاهِمَ وَالطَّعَامُ مُرْجَأٌ
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Thawus] dari [bapaknya] dari [Ibnu Abbas]; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang seseorang membeli makanan kecuali setelah memenuhi syaratnya. berkata; Lalu aku tanyakan kepadanya; "Bagaimana itu?" dia menjawab: "Itu adalah dirham (dijual) dengan dirham sedangkan makanannya belakangan."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 372, 1750, 1827, 2162, 2454, 4288, 4410, 4486, 4746, 4901, 5654, 6090, 8015, 14777, 14789
Imam Bukhari : 1987, 1988, 1993, 2022, 6346
Imam Muslim : 2811, 2815, 2816
Imam Abu Dawud : 3030, 3031, 3032, 3035, 3036
Imam Nasa'i : 4521, 4522, 4523, 4524, 4525, 4526, 4527, 4528, 4529
Imam Malik : 1156, 1157
Imam Darimi : 2365