Larangan menjual makanan sebelum diterima sepenuhnya
Imam Ahmad : 1750حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَنْبَأَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ الطَّعَامُ الَّذِي نَهَى عَنْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُبَاعَ حَتَّى يُقْبَضَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ وَأَحْسَبُ كُلَّ شَيْءٍ مِثْلَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah memberitakan kepada kami ['Amru bin Dinar] dari [Thawus] dari [Ibnu Abbas] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang menjual makanan hingga diterima dengan secara langsung. Ibnu Abbas berkata; "Aku mengira semua (jual beli) seperti itu."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1750, 1827, 2454, 2616, 5188, 6025, 6148, 7104, 8015, 8234, 8529, 9255, 13830, 14329, 14355, 14464, 14467
Imam Bukhari : 1991
Imam Muslim : 2818, 2820
Imam Abu Dawud : 2530, 2932, 2935, 3039
Imam Nasa'i : 4471, 4521
Imam Ibnu Majah : 2186, 2187, 2188, 2209
Imam Malik : 1175
Imam Darimi : 2441, 2450