Nabi melarang mendatangi keluarga di malam hari, dan beliau sendiri masuk menemui istri-istrinya pada waktu pagi atau sore
Imam Darimi : 2517أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعْتُ مُحَارِبَ بْنَ دِثَارٍ يَذْكُرُ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَطْرُقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ لَيْلًا أَوْ يُخَوِّنَهُمْ أَوْ يَلْتَمِسَ عَثَرَاتِهِمْ قَالَ سُفْيَانُ قَوْلُهُ أَوْ يُخَوِّنَهُمْ أَوْ يَلْتَمِسَ عَثَرَاتِهِمْ مَا أَدْرِي شَيْءٌ قَالَهُ مُحَارِبٌ أَوْ شَيْءٌ هُوَ فِي الْحَدِيثِ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] ia berkata; Aku mendengar [Muharib bin Ditsar] menyebutkan dari [Jabir bin Abdullah] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang seseorang mendatangi keluarganya secara tiba-tiba pada malam hari, meragukan keamanahan mereka atau mencari kesalahan mereka. Sufyan berkata; Aku tidak tahu mengenahi ucapannya; 'Atau meragukan keamanahan mereka atau mencari kesalahan mereka', apakah Muharib yang mengatakannya ataukah termasuk kandungan dalam hadits itu.