Tidak akan diterima shalat orang yang berhadats hingga ia berwudhu
Imam Ibnu Majah : 506حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدٍ وَعَبَّادُ بْنُ تَمِيمٍ عَنْ عَمِّهِ قَالَشُكِيَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّجُلُ يَجِدُ الشَّيْءَ فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ لَا حَتَّى يَجِدَ رِيحًا أَوْ يَسْمَعَ صَوْتًا
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ash Shabbah] berkata; telah memberitakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] dari [Az Zuhri] dari [Sa'id] dan [Abbad bin Tamim] dari [Pamannya] ia berkata; Telah diadukan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam perihal seorang lelaki yang menemui kejanggalan dalam shalatnya, lalu beliau bersabda: "Tidak, hingga ia mencium bau atau mendengar suara."