Hadits Perwakilan
Ibnu Umar tidak pernah meninggalkan istilam Rukun Yamani dan Hajar Aswad, baik dalam keadaan sesak maupun lapang
Imam Ahmad : 4655حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ مَا تَرَكْتُ اسْتِلَامَ الرُّكْنَيْنِ فِي رَخَاءٍ وَلَا شِدَّةٍ مُنْذُ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَلِمُهُمَا قَالَ مَعْمَرٌ وَأَخْبَرَنِي أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ مِثْلَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Salim] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Aku tidak pernah meninggalkan beristilam (menyentuh, mencium atau berisyarat) kepada dua rukun baik saat mudah maupun susah, sejak aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersitilam kepada keduanya." [Ma'mar] mengatakan, "Dan telah mengabarkan kepadaku [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] seperti itu."