Masuk Islam, klik di sini
ISLAM AL-HAQ: QURAN & HADITS
(Islam yang Benar)



Rasulullah kadang minum nabidz (perasan kurma) yang belum memabukkan
Imam Ahmad : 23783

حَدَّثَنَا قُرَيْشُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ شَبِيبِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ التَّيْمِيِّ عَنْ مُقَاتِلِ بْنِ حَيَّانَ عَنْ عَمَّتِهِ عَمْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ كُنَّا نَنْبِذُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غُدْوَةً فِي سِقَاءٍ وَلَا نُخَمِّرُهُ وَلَا نَجْعَلُ لَهُ عَكَرًا فَإِذَا أَمْسَى تَعَشَّى فَشَرِبَ عَلَى عَشَائِهِ فَإِنْ بَقِيَ شَيْءٌ فَرَّغْتُهُ أَوْ صَبَبْتُهُ ثُمَّ نَغْسِلُ السِّقَاءَ فَنَنْبِذُ فِيهِ مِنْ الْعِشَاءِ فَإِذَا أَصْبَحَ تَغَدَّى فَشَرِبَ عَلَى غَدَائِهِ فَإِنْ فَضَلَ شَيْءٌ صَبَبْتُهُ أَوْ فَرَّغْتُهُ ثُمَّ غَسَلَ السِّقَاءَ فَقِيلَ لَهُ أَفِيهِ غَسَلَ السِّقَاءَ مَرَّتَيْنِ قَالَ مَرَّتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami [Quraisy bin Ibrahim], telah menceritakan kepada kami [Al-Mu'tamir bin Sulaiman] dari [Syabib bin 'Abdil Malik At-Taimi] dari [Muqatil bin Hayyan] dari [bibinya] dari [Aisyah] berkata; "Biasanya kami membuat nabidz (merendam buah dalam bejana untuk minuman) untuk Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam di pagi hari dalam sebuah bejana, kami tidak menjadikannya khomer dan tidak juga mengendapkannya (hingga tinggal yang keruh dan memabukkan). Jika tiba waktu sore, beliau meminumnya ketika makan sore (malam), dan jika masih tersisa kami mengosongkannya atau menumpahkannya, kemudian kami mencuci bejana tersebut lalu kami membuat nabidz di dalamnya dari waktu Isya`. Jika telah tiba pagi hari, beliau meminumnya ketika makan pagi, dan jika masih tersisa darinya kami menumpahkannya atau mengkosongkannya kemudian mencuci bejana tersebut." Ditanyakan kepadanya; "Apakah mencuci bejana dua kali?" Ia berkata; "Dua kali."

Hadits Penguat :

Imam Ahmad : 1862, 2036, 3166, 13748, 13770, 13975, 14528, 23783, 23907
Imam Muslim : 3721, 3722, 3739, 3740, 3741, 3742, 3743, 3744, 3745, 3746
Imam Abu Dawud : 3215, 3224, 3225, 3226
Imam Tirmidzi : 1794
Imam Nasa'i : 5519, 5554, 5606, 5642, 5643, 5644, 5645
Imam Ibnu Majah : 3391
Imam Darimi : 2015