Larangan berpaling atau menoleh dalam shalat: menoleh dalam shalat adalah sambaran cepat setan, Allah senantiasa menghadap hamba selama ia tidak menoleh
Imam Ahmad : 23276
حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ التَّلَفُّتِ فِي الصَّلَاةِ فَقَالَ اخْتِلَاسٌ يَخْتَلِسُهُ الشَّيْطَانُ مِنْ صَلَاةِ الْعَبْدِ
Telah menceritakan kepada kami [Mu'awiyah bin Amru] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Zaidah] dari [Asy'ats bin Abi Asy-Sya'tsa`] dari [Masruq] dari [Aisyah] berkata; "Saya bertanya kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam tentang menoleh dalam shalat." Maka beliau bersabda: "Yang demikian itu adalah perampokan yang lakukan oleh setan dari shalat seorang hamba."