Larangan berpaling atau menoleh dalam shalat: menoleh dalam shalat adalah sambaran cepat setan, Allah senantiasa menghadap hamba selama ia tidak menoleh
Imam Nasa'i : 1186أَخْبَرَنَا أَبُو عَمَّارٍ الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ بْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْتَفِتُ فِي صَلَاتِهِ يَمِينًا وَشِمَالًا وَلَا يَلْوِي عُنُقَهُ خَلْفَ ظَهْرِهِ
Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ammar Al Husain bin Huraits] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Fadhl bin Musa] dari ['Abdullah bin Sa'id bin Abu Hindun] dari [Tsaur bin Zaid] dari ['Ikrimah] dari [Ibnu 'Abbas] dia berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah menoleh ke kanan dan ke kiri dalam shalatnya, dan beliau tidak memutar lehernya ke belakang punggungnya."