Hukum mandi besar: jika seseorang duduk di antara empat anggota badan istrinya, maka wajib baginya mandi
Imam Ahmad : 23075قَالَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَعَدَ بَيْنَ الشُّعَبِ الْأَرْبَعِ ثُمَّ أَلْزَقَ الْخِتَانَ بِالْخِتَانِ فَقَدْ وَجَبَ الْغُسْلُ
Imam Ahmad bin Hambal berkata; "Telah mengkabarkan kepada kami [Isma'il], dia berkata; Telah mengkabarkan kepada kami [Ali bin Zaid] dari [Sa'id bin Al-Musayyab] dari [Aisyah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Apabila (seorang suami) Telah duduk di antara empat sendi (mensetubuhi istrinya) kemudian memasukkan kemaluannya ke dalam kemaluan istrinya maka dia telah wajib mandi."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 6383, 6900, 8220, 8744, 9702, 10326, 10329, 21035, 23075, 23514, 23673, 23767, 23886, 24120, 24714, 24832, 25086
Imam Bukhari : 282
Imam Muslim : 522, 526, 527
Imam Abu Dawud : 186
Imam Tirmidzi : 101, 102
Imam Nasa'i : 191, 192
Imam Ibnu Majah : 600, 602, 603
Imam Malik : 92, 93, 94, 95, 96
Imam Darimi : 754