Lailatul qadar 10 malam ganjil terakhir: carilah lailatul qadar pada malam yang ganjil dalam sepuluh malam yang akhir dari ramadhan
Imam Ahmad : 19509حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُيَيْنَةَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ ذَكَرْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ عِنْدَ أَبِي بَكْرَةَ فَقَالَ مَا أَنَا بِطَالِبِهَا إِلَّا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ بَعْدَ شَيْءٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ تِسْعٍ يَبْقَيْنَ أَوْ سَبْعٍ يَبْقَيْنَ أَوْ خَمْسٍ يَبْقَيْنَ أَوْ ثَلَاثٍ يَبْقَيْنَ أَوْ آخِرِ لَيْلَةٍ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari ['Uyainah], ia berkata; telah menceritakan kepadaku [Ayahku] ia berkata; Aku menyebutkan Lailataul Qadar dihadapan [Abu Bakrah], maka ia berkata; "Aku tidak mencarinya kecuali di sepuluh akhir bulan (Ramadhan), setelah aku mendengarnya dari Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda: "Bersungguh-sungguhlah mencarinya di sepuluh hari terakhir; di sembilan sisa (tanggal dua puluh satu) atau ketujuh sisanya (tanggal dua puluh tiga) atau kelima sisanya (tanggal dua puluh lima) atau tiga sisanya (tanggal dua puluh tujuh) atau akhir malamnya (tanggal dua puluh sembilan)."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 281, 1056, 1948, 2389, 3227, 3277, 3664, 4143, 4270, 4319, 4442, 4689, 4701, 5031, 5173, 5228, 5275, 5662, 11251, 12969, 14080, 19482, 19509, 19521, 19879, 19896, 20025, 20254, 20317, 20523, 21032, 21615, 21654, 21679, 21702, 23100, 23157, 23306, 24187, 24509
Imam Bukhari : 1876, 1878, 1879, 1880, 1881, 6476
Imam Muslim : 1985, 1986, 1989, 1990, 1991, 1998
Imam Abu Dawud : 1173, 1175, 1177
Imam Tirmidzi : 722, 725, 732
Imam Nasa'i : 1339
Imam Ibnu Majah : 1756
Imam Malik : 612, 613, 616
Imam Darimi : 1717