Larangan melangkahi pundak orang lain pada khutbah hari jum'at, maka ia telah mengambil jembatan menuju neraka jahannam
Imam Ahmad : 15056حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ وَحَسَنٌ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ زَبَّانَ قَالَ حَسَنٌ فِي حَدِيثِهِ حَدَّثَنَا زَبَّانُ بْنُ فَائِدٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَخَطَّى الْمُسْلِمِينَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ اتُّخِذَ جِسْرًا إِلَى جَهَنَّمَ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id] budak Bani Hasyim dan [Hasan] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Zabban] [Hasan] berkata; dalam hadisnya, telah menceritakan kepada kami [Zabban bin Fa'id] dari [Sahl bin Mu'adz] dari [Bapaknya] Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa melangkahi kaum muslimin pada Hari Jum'at, dibuatkan baginya jembatan ke neraka Jahannam".