Batasan usia hidup 100 tahun pasca-sabda nabi
Imam Ahmad : 14526حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي التَّيْمِيَّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِأَصْحَابِهِ مَا مِنْكُمْ مِنْ نَفْسٍ مَنْفُوسَةٍ يَأْتِي عَلَيْهَا مِائَةُ سَنَةٍ وَهِيَ حَيَّةٌ يَوْمَئِذٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ صَاحِبِ السِّقَايَةِ عَنْ جَابِرٍ بِمِثْلِهِ فَفَسَّرَ جَابِرٌ نُقْصَانٌ مِنْ الْعُمُرِ
Telah bercerita kepada kami [Yazid] telah bercerita kepada kami [Sulaiman] yaitu At Taimi, dari [Abu Nadlroh] dari [Jabir bin Abdullah] Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda kepada para sahabatnya, Tidaklah kalian yang hidup hari ini, lantas seratus tahun yang akan datang dia masih hidup.Telah bercerita kepada kami [Yazid] telah bercerita kepada kami [Sulaiman] dari [Abdurrahman] seseorang yang suka memberi minum jamaah haji dari [Jabir] dengan lafad yang sama, lalu Jabir menerangkan hadis tersebut, maksudnya umur manusia terus berkurang.