Ketika ditanya tentang Hari Kiamat, Nabi menjawab bahwa ilmunya hanya di sisi Allah, dan sebulan sebelum wafat beliau bersabda bahwa seratus tahun kemudian tidak ada manusia yang hidup di bumi ini
Imam Ahmad : 13969
حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا الْمُبَارَكُ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ السَّاعَةِ قَبْلَ أَنْ يَمُوتَ بِشَهْرٍ فَقَالَ تَسْأَلُونِي عَنْ السَّاعَةِ وَإِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا أَعْلَمُ الْيَوْمَ نَفْسًا مَنْفُوسَةً يَأْتِي عَلَيْهَا مِائَةُ سَنَةٍ
Telah bercerita kepada kami [Abu An-Nadlr] telah bercerita kepada kami [Al Mubarok] telah bercerita kepada kami [Al Hasan] dari [Jabir bin Abdullah] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang Hari Kiamat sebulan sebelum beliau wafat, lalu bersabda: "Kalian bertanya kepadaku tentang Hari Kiamat, Sesungguhnya ilmunya hanya pada AzzaWaJalla. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak ada jiwa yang hidup pada hari ini kemudian seratus tahun yang akan datang masih hidup".