Mengiringkan haji dengan umrah menghilangkan kefakiran dan dosa sebagaimana pandai besi membersihkan karat
Imam Ahmad : 14513حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ وَرَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ اشْتَرَكْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ كُلُّ سَبْعَةٍ فِي بَدَنَةٍ فَنَحَرْنَا سَبْعِينَ بَدَنَةً يَوْمَئِذٍ
Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bakr] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] dan [Rauh] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] telah bercerita kepadaku [Abu Az-Zubair] telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata; kami berserikat saat bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam pada haji dan umrah, k setiap satu unta berlaku untuk tujuh orang, dan kami menyembelih tujuh puluh unta pada hari itu.