Larangan menyewakan sawah akibat unsur ketidakpastian (gharar)
Imam Ahmad : 13800حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ حُمَيْدٍ الْأَعْرَجِ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَتِيقٍ مَكِّيٍّ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ السِّنِينَ وَوَضَعَ الْجَوَائِحَ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Humaid Al A'roj] dari [Sulaiman bin 'Atiq, orang Makkah] dari [Jabir], Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang menjual sinnin (menjual pohon kurma selama satu tahun saja atau beberapa tahun tertentu) dan beliau larang cuci tangan terhadap kerusakan (jika terjadi kerusakan maka tidak perlu dibayar).
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4275, 5067, 13800, 14108, 14113, 14649, 14715, 15258, 15265, 16619, 16621, 16649, 18228
Imam Bukhari : 3710
Imam Muslim : 2860, 2861, 2872, 2873, 2874, 2880, 2881, 2882, 2883, 2884, 2887
Imam Abu Dawud : 2931, 2945, 2946, 2952
Imam Nasa'i : 3802, 3807, 3818, 3828, 3840, 3843, 3844, 3846, 3848, 3849, 3851, 3852, 3853, 3854, 3855, 3865, 4455, 4547, 4548
Imam Ibnu Majah : 2444, 2445, 2446
Imam Malik : 1199
Imam Darimi : 2503