Larangan menyewakan sawah akibat unsur ketidakpastian (gharar)
Imam Ahmad : 4275حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَدْ عَلِمْتُ أَنَّ الْأَرْضَ كَانَتْ تُكْرَى عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَا عَلَى الْأَرْبِعَاءِ وَشَيْءٍ مِنْ التِّبْنِ لَا أَدْرِي كَمْ هُوَ وَإِنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يُكْرِي أَرْضَهُ فِي عَهْدِ أَبِي بَكْرٍ وَعَهْدِ عُمَرَ وَعَهْدِ عُثْمَانَ وَصَدْرِ إِمَارَةِ مُعَاوِيَةَ حَتَّى إِذَا كَانَ فِي آخِرِهَا بَلَغَهُ أَنَّ رَافِعًا يُحَدِّثُ فِي ذَلِكَ بِنَهْيِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَاهُ وَأَنَا مَعَهُ فَسَأَلَهُ فَقَالَ نَعَمْ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ فَتَرَكَهَا ابْنُ عُمَرَ فَكَانَ لَا يُكْرِيهَا فَكَانَ إِذَا سُئِلَ يَقُولُ زَعَمَ ابْنُ خَدِيجٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ
Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Aku tahu bahwa tanah pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sering disewakan untuk ditanami pohon yang biasa dipakai tiang rumah atau ditanami pohon tin. Aku tidak tahu berapa tanah saat itu disewakan? Ibnu Umar juga biasa menyewakan tanahnya pada masa Abu Bakar, Umar, Utsman, dan pada masa pemerintahan Mu'awiyah. Sehingga ketika sampai pada pemerintahannya (Mu'awiyah), sampailah berita kepadanya bahwa Rafi' menyampaikan hadis Rasul yang melarang hal itu. Maka ia segera mendatangi Nafi' untuk menanyakannya. [Rafi'] lalu menjawab, "Ya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang penyewaan kebun atau sawah." Lalu Ibnu Umar pun meninggalkannya dan ia tidak lagi menyewakan tanah, dan bila ia ditanya mengenai hal itu ia menjawab, 'Ibnu Hudaij mengaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah melarang menyewakan ladang."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4275, 5067, 13800, 14108, 14113, 14649, 14715, 15258, 15265, 16619, 16621, 16649, 18228
Imam Bukhari : 3710
Imam Muslim : 2860, 2861, 2872, 2873, 2874, 2880, 2881, 2882, 2883, 2884, 2887
Imam Abu Dawud : 2931, 2945, 2946, 2952
Imam Nasa'i : 3802, 3807, 3818, 3828, 3840, 3843, 3844, 3846, 3848, 3849, 3851, 3852, 3853, 3854, 3855, 3865, 4455, 4547, 4548
Imam Ibnu Majah : 2444, 2445, 2446
Imam Malik : 1199
Imam Darimi : 2503