Larangan menyewakan sawah akibat unsur ketidakpastian (gharar)
Imam Abu Dawud : 2931حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ وَسَعِيدِ بْنِ مِينَاءَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْمُعَاوَمَةِ وَقَالَ أَحَدُهُمَا بَيْعُ السِّنِينَ
Telah menceritakan kepada kami [Musaddad] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Ayyub] dari [Abu Az Zubair] dan [Sa'id bin Mina`] dari [Jabir bin Abdullah], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari mu'awamah (menjual kurma di pohon untuk beberapa tahun sebelum nampak). Sedang salah seorang dari mereka berdua mengatakan; menjual sinin.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4275, 5067, 13800, 14108, 14113, 14649, 14715, 15258, 15265, 16619, 16621, 16649, 18228
Imam Bukhari : 3710
Imam Muslim : 2860, 2861, 2872, 2873, 2874, 2880, 2881, 2882, 2883, 2884, 2887
Imam Abu Dawud : 2931, 2945, 2946, 2952
Imam Nasa'i : 3802, 3807, 3818, 3828, 3840, 3843, 3844, 3846, 3848, 3849, 3851, 3852, 3853, 3854, 3855, 3865, 4455, 4547, 4548
Imam Ibnu Majah : 2444, 2445, 2446
Imam Malik : 1199
Imam Darimi : 2503