Meludah di dalam masjid adalah suatu dosa, maka kafarahnya (tebusannya) adalah menguburnya
Imam Ahmad : 12424حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامٍ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ وَوَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ التَّفْلُ فِي الْمَسْجِدِ خَطِيئَةٌ وَكَفَّارَتُهُ هُوَ أَنْ يُوَارِيَهُ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ مِثْلَهُ وَقَالَ كَفَّارَتُهَا دَفْنُهَا
Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Hisyam] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dan [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [Qatadah] dari [Anas] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam berkata, meludah di masjid adalah suatu kesalahan dan kafaratnya menimbunnya dengan tanah. Telah menceritakan kepada kami [isma'il] telah mengabarkan pada kami [Hisyam] dengan redaksi semisal dan berkata, kafaratnya menguburnya.