Batalnya wudhu: keluar sesuatu dari kubul (kemaluan) atau dubur (anus) - karena hadats atau kentut
Imam Ahmad : 9241حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا وُضُوءَ إِلَّا مِنْ حَدَثٍ أَوْ رِيحٍ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Syu'bah] dari [Suhail bin Abu Shalih] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau beliau bersabda: "Tidak ada wudhu kecuali karena hadats atau kentut."