Larangan dua transaksi dalam satu akad, jual beli dengan cara al-lams, dan an-najsy
Imam Bukhari : 5811حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَنَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ لِبْسَتَيْنِ وَعَنْ بَيْعَتَيْنِ اشْتِمَالِ الصَّمَّاءِ وَالِاحْتِبَاءِ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ لَيْسَ عَلَى فَرْجِ الْإِنْسَانِ مِنْهُ شَيْءٌ وَالْمُلَامَسَةِ وَالْمُنَابَذَةِتَابَعَهُ مَعْمَرٌ وَمُحَمَّدُ بْنُ أَبِي حَفْصَةَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُدَيْلٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ
Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari ['Atha` bin Yazid Al Laitsi] dari [Abu Sa'id Al Khudri] radliallahu 'anhu dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang mengenakan dua pakaian dan dua transaksi jual beli, yaitu; isytimalus shama', (menggantungkan pakaiannya disalah satu pundaknya dan membuka salah satu betisnya tanpa mengenakan pakaian lainnya), dan duduk dengan menempelkan lutut ke dada sambil mengenakan pakaian, hingga menyebabkan auratnya terbuka). Dan melarang mulamasah (seseorang yang memegang pakaian orang lain tanpa memeriksanya terlebih dahulu) dan Munabadzah (seseorang melempar pakaiannya ke orang lain atau sebaliknya, lalu terjadilah transaksi jual beli tanpa boleh memeriksanya terlebih dahulu)." Hadits ini juga diperkuat oleh riwayat [Ma'mar] dan [Muhammad bin Abu Hafshah] serta [Abdullah bin Budail] dari [Az Zuhri]."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 7903, 8579, 8592, 9066, 9214, 9603, 9764, 9781, 9800, 9838, 9975, 10037, 10131, 10214, 10332, 10426, 10599, 10600, 10672, 10998, 10999, 11204, 11205, 11464, 11467, 11468, 14019, 14243
Imam Bukhari : 345, 354, 2002, 2003, 2055, 5371, 5372, 5373, 5374, 5811
Imam Muslim : 2780, 2781, 2782, 3918
Imam Abu Dawud : 2933, 3558, 3559
Imam Tirmidzi : 1231, 1680, 2691
Imam Nasa'i : 4433, 4434, 4435, 4436, 4437, 4438, 4439, 4440, 4441, 5245, 5246, 5247
Imam Ibnu Majah : 2160, 2161, 3549, 3550, 3551
Imam Malik : 1176, 1431
Imam Darimi : 1337, 2449