Ibnu Abbas mengingkari istilam pada seluruh rukun, sedangkan Mu'awiyah berpendapat tidak ada bagian Baitullah yang ditinggalkan
Imam Ahmad : 5990حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنْ عَطَاءٍ وَابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ وَعَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ دَخَلَ مَكَّةَ اسْتَلَمَ الْحَجَرَ الْأَسْوَدَ وَالرُّكْنَ الْيَمَانِي وَلَمْ يَسْتَلِمْ غَيْرَهُمَا مِنْ الْأَرْكَانِ
Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair] telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Atha`] dan [Ibnu Abi Mulaikah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam ketika memasuki Makkah, beliau mengusap (mencium) Hajar Aswad dan Rukun Yamani, dan beliau tidak mengusap (mencium) Rukun lain.