Tidak boleh seorang laki-laki meminang wanita yang telah dipinang oleh saudaranya, hingga saudaranya mengizinkan
Imam Ahmad : 5815حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنِي حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبِيعُ الرَّجُلُ عَلَى بَيْعِ أَخِيهِ وَلَا يَخْطُبُ إِلَّا بِإِذْنِهِ أَوْ قَالَ إِلَّا أَنْ يَأْذَنَ لَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepadaku [Hammad yakni Ibnu Zaid] dari [Ayub] dari [Nafi'] dari [Abdullah] dia me-marfu'-kannya kepada Nabi Shallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda: "Janganlah seseorang melakukan transaksi jual beli yang masih dalam proses jual beli saudaranya, dan jangan pula meminang yang masih dalam proses pinangannya, kecuali dengan izinnya." Atau beliau bersabda: "Kecuali jika dia mengizinkan baginya."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4492, 5141, 5761, 5763, 5787, 5815, 5861, 5994, 6123, 7878, 8966, 9153, 9520, 9572, 9580, 10197, 10271, 10429, 10430, 16689, 16690, 19256
Imam Bukhari : 1995, 2015, 4746
Imam Muslim : 2530, 2531, 2534, 2535, 2536, 2786, 2787, 2788, 2789
Imam Abu Dawud : 1781, 1782, 2979
Imam Tirmidzi : 1053, 1213
Imam Nasa'i : 3186, 3188, 3189, 3190, 3191, 4427, 4428
Imam Ibnu Majah : 1857, 1858, 2162, 2163
Imam Malik : 964, 965, 1188
Imam Darimi : 2080, 2081