Rasulullah melarang menawar barang yang sedang ditawar orang lain
Imam Ahmad : 5141حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ قَالَ سَمِعْتُ رَجُلًا سَأَلَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ عَنْ بَيْعِ الْمُزَايَدَةِ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَبِيعَ أَحَدُكُمْ عَلَى بَيْعِ أَخِيهِ إِلَّا الْغَنَائِمَ وَالْمَوَارِيثَ
Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Abi Ja'far] dari [Zaid bin Aslam] dia berkata, Saya telah mendengar seorang laki-laki bertanya kepada Abdullah bin Umar tentang jual beli Al-Muzayadah, maka [Ibnu Umar] berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang seseorang di antara kalian melakukan kontak jual-beli padahal masih dalam proses jual beli saudaranya kecuali harta ghanimah dan harta waris.
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 4492, 5141, 5761, 5763, 5787, 5815, 5861, 5994, 6123, 7878, 8966, 9153, 9520, 9572, 9580, 10197, 10271, 10429, 10430, 16689, 16690, 19256
Imam Bukhari : 1995, 2015, 4746
Imam Muslim : 2530, 2531, 2534, 2535, 2536, 2786, 2787, 2788, 2789
Imam Abu Dawud : 1781, 1782, 2979
Imam Tirmidzi : 1053, 1213
Imam Nasa'i : 3186, 3188, 3189, 3190, 3191, 4427, 4428
Imam Ibnu Majah : 1857, 1858, 2162, 2163
Imam Malik : 964, 965, 1188
Imam Darimi : 2080, 2081