Jika tertutup awan, sempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari
Imam Ahmad : 3335حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ قَالَ تَرَاءَيْنَا هِلَالَ شَهْرِ رَمَضَانَ بِذَاتِ عِرْقٍ فَأَرْسَلْنَا إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ نَسْأَلُهُ فَقَالَ إِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ مَدَّهُ لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ أُغْمِيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ
Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Amru bin Murrah] dari [Abu Al Bakhtari] ia berkata; Kami melihat hilal bulan Ramadlan di Dzatu 'Iraq, lalu kami mengutus seseorang kepada [Ibnu Abbas] untuk menanyakan kepadanya, lalu ia berkata; Sesungguhnya Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah memperpanjang untuk melihatnya, jika engkau diselimuti kabut awan, maka sempurnakanlah bilangan."