Wanita dan Orang Lemah diperbolehkan meninggalkan Muzdalifah lebih awal untuk menghindari keramaian
Imam Ahmad : 1820حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ عَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَا مِمَّنْ قَدَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةَ الْمُزْدَلِفَةِ فِي ضَعَفَةِ أَهْلِهِ وَقَالَ مَرَّةً إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدَّمَ ضَعَفَةَ أَهْلِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Amru] dari ['Atho`] dari [Ibnu Abbas]; "Saya termasuk orang-orang yang didahulukan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pada malam Muzdalifah bersama-sama orang yang lemah dari kalangan keluarganya." Pada kesempatan lainnya dia berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendahulukan orang-orang yang lemah dari kalangan keluarganya."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 1715, 1820, 1838, 2094, 2930, 2993, 3060, 11026, 23532, 24150, 25551, 26128, 26137
Imam Bukhari : 1564, 1565, 1566, 1723
Imam Muslim : 2271, 2272, 2273, 2275, 2276, 2277, 2278, 2279, 2280, 2281
Imam Abu Dawud : 73, 1655
Imam Tirmidzi : 816
Imam Nasa'i : 2982, 2983, 2984, 2985, 2986, 2998, 3016
Imam Ibnu Majah : 3017, 3018
Imam Darimi : 1809, 1810