Hukum peminum khamer adalah cambuk, jika terus berulang, bunuh
Imam Ahmad : 1167حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنْبَأَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الدَّانَاجِ عَنْ حُضَيْنِ بْنِ الْمُنْذِرِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ وَعْلَةَ أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ عُقْبَةَ صَلَّى بِالنَّاسِ الصُّبْحَ أَرْبَعًا ثُمَّ الْتَفَتَ إِلَيْهِمْ فَقَالَ أَزِيدُكُمْ فَرُفِعَ ذَلِكَ إِلَى عُثْمَانَ فَأَمَرَ بِهِ أَنْ يُجْلَدَ فَقَالَ عَلِيٌّ لِلْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ قُمْ يَا حَسَنُ فَاجْلِدْهُ قَالَ وَفِيمَ أَنْتَ وَذَاكَ فَقَالَ عَلِيٌّ بَلْ عَجَزْتَ وَوَهَنْتَ قُمْ يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ جَعْفَرٍ فَاجْلِدْهُ فَقَامَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ فَجَلَدَهُ وَعَلِيٌّ يَعُدُّ فَلَمَّا بَلَغَ أَرْبَعِينَ قَالَ لَهُ أَمْسِكْ ثُمَّ قَالَ ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَمْرِ أَرْبَعِينَ وَضَرَبَ أَبُو بَكْرٍ أَرْبَعِينَ وَعُمَرُ صَدْرًا مِنْ خِلَافَتِهِ ثُمَّ أَتَمَّهَا عُمَرُ ثَمَانِينَ وَكُلٌّ سُنَّةٌ
Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah memberitakan kepada kami [Sa'id bin Abu 'Arubah] dari [Abdullah Ad Danah] dari [Hudhain bin Al Mundzir bin Al Harits bin Wa'lah] bahwa Al Walid bin Uqbah mengimami orang-orang pada shalat subuh empat raka'at, kemudian dia menoleh kepada mereka dan berkata; "Saya sengaja menambahnya." Hal itu disampaikan kepada Utsman, maka dia menyuruh agar dijilid. Ali berkata kepada Al Hasan bin Ali; "Bangunlah Wahai Hasan! dan jilid!" Dia menyanggahnya; "Kenapa dengan anda?" [Ali] menjawab; "Kenapa kamu lemah dan loyo? Wahai Abdullah bin Ja'far, jilidlah dia!" Abdullah bin Ja'far bangkit dan menjilidnya, sedang Ali menghitungnya. Tatkala sampai pada hitungan empat puluh, dia berkata; "Tahan!" lalu dia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memukul pada masalah minum khamer empat puluh kali, Abu Bakar juga demikian, dan Umar sampai pada masa pertengahan kekhilafahannya, kemudian dia menyempurnakannya menjadi delapan puluh kali keduanya adalah sunnah."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 590, 1123, 1167, 5921, 6266, 6501, 6679, 6708, 7435, 7570, 10143, 10311, 11696, 12390, 16244, 16256, 16265, 16283, 16318, 17361, 18641, 22049
Imam Bukhari : 6275, 6276, 6277, 6278, 6279
Imam Muslim : 3219, 3220
Imam Abu Dawud : 3882, 3883, 3884, 3885, 3886, 3887, 3888
Imam Tirmidzi : 1364
Imam Nasa'i : 5567, 5568
Imam Ibnu Majah : 2561, 2562, 2563
Imam Malik : 1325
Imam Darimi : 2013, 2210