Larangan wanita berkabung lebih dari tiga hari kecuali atas kematian suaminya
Imam Ibnu Majah : 2078
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُحِدُّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثٍ إِلَّا امْرَأَةٌ تُحِدُّ عَلَى زَوْجِهَا أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا وَلَا تَلْبَسُ ثَوْبًا مَصْبُوغًا إِلَّا ثَوْبَ عَصْبٍ وَلَا تَكْتَحِلُ وَلَا تَطَيَّبُ إِلَّا عِنْدَ أَدْنَى طُهْرِهَا بِنُبْذَةٍ مِنْ قُسْطٍ أَوْ أَظْفَارٍ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Numair] dari [Hisyam bin Hassan] dari [Hafshah] dari [Ummu Athiah] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "(Seorang wanita) tidak boleh melakukan ihdad (tidak berhias dan memakai wewangian) atas mayit lebih dari tiga hari, kecuali seorang wanita untuk suaminya, empat bulan sepuluh hari. Tidak boleh memakai kain yang dicelup selain kain kecuali kain Ashb (kain yang telah dicelup sebelum ditenun). Tidak boleh bercelak dan memakai wewangian kecuali setelah sucinya sedikit qusth (kayu wangi), atau azhfar (wewangian dari Yaman)."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 17135, 19864, 22963, 24338, 24926, 25207, 25247, 25248, 25249, 25250, 25251, 25293, 25433, 25529, 25540, 25541, 26041, 26130
Imam Bukhari : 302, 1201, 1202, 4918, 4919, 4920, 4921, 4923, 4924, 4926, 5271
Imam Muslim : 2730, 2731, 2732, 2733, 2734, 2735, 2736, 2737, 2738, 2739, 2740
Imam Abu Dawud : 1954, 1955, 1956, 1959, 1964
Imam Tirmidzi : 1116, 1117, 1118
Imam Nasa'i : 3443, 3444, 3445, 3446, 3447, 3467, 3468, 3469, 3475, 3476, 3477, 3478, 3480, 3482, 3483, 3484, 3485
Imam Ibnu Majah : 2074, 2075, 2076, 2077, 2078
Imam Malik : 1096, 1097, 1098, 1099, 1100
Imam Darimi : 2182, 2183, 2184