Larangan bercelak bagi wanita yang ditinggal mati suaminya hingga selesai empat bulan sepuluh hari
Imam Nasa'i : 3482
أَخْبَرَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ اللَّيْثِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ وَهُوَ ابْنُ مُوسَى قَالَ حُمَيْدٌ وَحَدَّثَتْنِي زَيْنَبُ بِنْتُ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّهَا أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْجَاءَتْ امْرَأَةٌ مِنْ قُرَيْشٍ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ ابْنَتِي رَمِدَتْ أَفَأَكْحُلُهَا وَكَانَتْ مُتَوَفًّى عَنْهَا فَقَالَ أَلَا أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا ثُمَّ قَالَتْ إِنِّي أَخَافُ عَلَى بَصَرِهَا فَقَالَ لَا إِلَّا أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا قَدْ كَانَتْ إِحْدَاكُنَّ فِي الْجَاهِلِيَّةِ تَحِدُّ عَلَى زَوْجِهَا سَنَةً ثُمَّ تَرْمِي عَلَى رَأْسِ السَّنَةِ بِالْبَعْرَةِ
Telah mengabarkan kepada kami [Ar Rabi' bin Sulaiman] berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'aib bin Al Laits] dari [ayahnya] berkata; telah menceritakan kepada kami [Ayyub] -yaitu Ibnu Musa-, [Humaid] berkata; dan telah menceritakan kepadaku [Zainab binti Abu Salamah] dari ibunya [Ummu Salamah] ia berkata, "Seorang wanita Quraisy datang dan berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya anak wanitaku mengalami sakit mata, apakah aku boleh memakaikan celak kepadanya? Ia adalah wanita yang telah ditinggal mati suaminya?" Maka beliau bersabda: "Tidak, hingga berlalu empat bulan sepuluh hari." Kemudian wanita itu berkata, " Sesungguhnya aku mengkhawatirkan penglihatannya." Kemudian beliau bersabda: "Tidak, kecuali setelah empat bulan sepuluh hari. Dahulu salah seorang dari kalian pada masa jahiliyah berkabung terhadap suaminya hingga satu tahun, kemudian melempar kotoran binatang pada penghujung tahun."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 17135, 19864, 22963, 24338, 24926, 25207, 25247, 25248, 25249, 25250, 25251, 25293, 25433, 25529, 25540, 25541, 26041, 26130
Imam Bukhari : 302, 1201, 1202, 4918, 4919, 4920, 4921, 4923, 4924, 4926, 5271
Imam Muslim : 2730, 2731, 2732, 2733, 2734, 2735, 2736, 2737, 2738, 2739, 2740
Imam Abu Dawud : 1954, 1955, 1956, 1959, 1960, 1964
Imam Tirmidzi : 1116, 1117, 1118
Imam Nasa'i : 3443, 3444, 3445, 3446, 3447, 3467, 3468, 3469, 3475, 3476, 3477, 3478, 3480, 3482, 3483, 3484, 3485
Imam Ibnu Majah : 2074, 2075, 2076, 2077, 2078
Imam Malik : 1096, 1097, 1098, 1099, 1100
Imam Darimi : 2182, 2183, 2184