- 1. Allah
- 2. Malaikat
- 3. Kitab-kitab
- 4. Qur'an
- 5. Nabi-nabi
- 6. Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
- 7. Takdir
- 8. Iman, Tauhid dan Syahadat
- 9. Syirik
- 10. Islam
- 11. Thaharah
- 12. Shalat Wajib dan Sunnah
- 13. Dzikir & Doa
- 14. Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah
- 15. Zakat dan Sedekah
- 16. Haji dan Umrah
- 16.1. Perintah dan keutamaan Haji
- 16.2. Miqat Zamani & Makani
- 16.3. Jenis Niat Ihram (Ifrad, Tamattu', Qiran) dan Hadyu
- 16.3.1. Haji qiran bagi orang yang membawa hadyu dan larangan tahallul sebelum haji dan umrah selesai
- 16.3.2. Perbedaan ketentuan tahallul bagi orang yang membawa dan tidak membawa hadyu
- 16.3.3. Perubahan niat umrah menjadi haji bagi jamaah yang terhalang
- 16.3.4. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam melaksanakan haji ifrad
- 16.3.5. Perbedaan Tahallul berdasarkan jenis niat Haji dan Umrah
- 16.3.6. Umrah setelah haji bagi jamaah yang tidak melaksanakan umrah sebelumnya
- 16.3.7. Perintah tahallul bagi yang tidak membawa hadyu dan tetap ihram bagi yang membawa hadyu
- 16.3.8. Pengaruh Hadyu terhadap status Ihram dan Tahallul
- 16.3.9. Umrah setelah haji bagi jamaah yang menggabungkan haji dan umrah
- 16.3.10. Abu Musa berihram dengan niat sebagaimana Nabi, lalu diperintahkan thawaf, sa'i, dan tahallul karena tidak membawa hadyu
- 16.3.11. Ijtihad Sahabat tentang Haji Tamattu'
- 16.3.12. Rasulullah bertalbiyah untuk haji dan umrah sekaligus: LABBAIKA 'UMRATAN WA HAJJAN
- 16.3.13. Ayat tamattu' tidak dimansukh dan tetap diamalkan bersama Nabi hingga beliau wafat
- 16.3.14. Sa'd bin Abu Waqqash menegaskan para sahabat mengamalkan haji tamattu' meski sebagian penguasa mengingkarinya
- 16.3.15. Kesaksian Imran bin Hushain bahwa ayat tamattu' tidak dimansukh hingga Nabi wafat
- 16.3.16. Rasulullah menghimpun haji dan umrah dalam satu ihram (qiran) dan tidak pernah melarangnya hingga wafat
- 16.3.17. Tata cara haji Nabi pada Haji Wada' dan ketentuan hadyu bagi jamaah
- 16.3.18. Nabi tidak bertahallul karena telah men-talbid rambut dan mengikat hadyu, sementara para istri beliau diperintahkan bertahallul
- 16.3.19. Yang terhalang mencapai Baitullah setelah berihram meneladani perbuatan Nabi di Hudaibiyah
- 16.3.20. Ibnu Umar berihram umrah lalu memasukkan haji ke dalamnya di Baida', dan mencukupkan satu thawaf serta satu sa'i untuk keduanya
- 16.3.21. Asma' binti Abu Bakar bersama Aisyah dan Zubair berumrah, bertahallul setelah mengusap Baitullah, lalu berihram untuk haji di siang harinya
- 16.3.22. Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menunggang hewan tunggangannya di Dzul hulaifah kemudian beliau bertalbiyah (memulai niat haji) ketika tunggangannya itu berdiri tegak
- 16.3.23. Perintah Nabi agar yang tidak membawa hadyu mengubah niat hajinya menjadi umrah, lalu berihram kembali untuk haji pada hari tarwiyah
- 16.3.24. Umrah telah masuk ke dalam haji sampai hari kiamat, maka yang tidak membawa hadyu hendaklah bertahallul
- 16.3.25. Sabda Nabi kepada Ali sepulang dari Yaman: seandainya aku tidak membawa hadyu, niscaya aku bertahallul
- 16.4. Masjidil Haram
- 16.5. Ka’bah
- 16.6. Hajar Aswad
- 16.7. Rukun selain Hajar Aswad
- 16.8. Pintu Ka’bah
- 16.9. Hateem / hijr ismail
- 16.10. Maqam Ibrahim
- 16.11. Air Zam-zam
- 16.12. Bukit Shafa & Marwah
- 16.13. Tawaf Qudum (Selamat Datang)
- 16.14. Sa’i
- 16.15. Haid pada saat Haji atau Umrah
- 16.16. Ihram (tanggal 8 Dzulhijjah)
- 16.17. Mabit di Mina I (Tanggal 8 Dzulhijjah)
- 16.18. Wuquf di Arafah (Tanggal 9 Dzulhijjah)
- 16.19. Bukit Jabal Rahmah
- 16.20. Bertolak ke Muzdalifah (Tanggal 9 Dzulhijjah)
- 16.21. Masy’aril Haram
- 16.22. Mabit di Mina II (Tanggal 10-13 Dzulhijjah)
- 16.23. Melempar Jumroh (Tanggal 10 Dzulhijjah)
- 16.24. Menyembelih (Tanggal 10 Dzulhijjah)
- 16.25. Tahallul Awwal dan Tsani (Tanggal 10 Dzulhijjah)
- 16.26. Thawaf Ifadhoh (Tanggal 10 Dzulhijjah)
- 16.27. Gua Hira
- 17. Makkah, Madinah dan tempat bersejarahnya
- 18. Akhlak Mulia
- 19. Adab Sehari-hari
- 20. Pakaian
- 21. Makanan
- 22. Minuman
- 23. Rumah Tangga
- 24. Wanita, Nikah dan Jima
- 25. Dosa Besar (Al-Kabair selain Syirik)
- 26. Kesehatan dan Pengobatan
- 27. Pergaulan
- 28. Pekerjaan
- 29. Ilmu dan Manhaj
- 30. Ibadah
- 31. Rahmat dan kasih sayang Allah
- 32. Warisan dan Wasiat
- 33. Jihad dan Perang
- 34. Perbudakan
- 35. Mu'amalah (Hukum Perdata)
- 36. Had dan Jinayah (Hukum Pidana)
- 37. Sumpah, Nadzar dan Persaksian
- 38. Fitrah, Tabiat dan Nafsu dalam Hati Manusia
- 39. Perbuatan Ahli Surga dan Ahli Neraka
- 40. Jenazah, Nikmat dan Adzab Kubur
- 41. Syaitan
- 42. Fitnah
- 43. Kiamat, Surga dan Neraka
- 44. Shalat Rasulullah SAW, yang kalian tidak akan mampu mengerjakannya
- 45. Shalat Seratus Raka'at
- 46. Politik (Siyasah)
- 47. Sistem Pemerintahan dan Kepemimpinan dalam Islam
- 48. Hak Hak Asasi Manusia dalam Islam
- 49. Mimpi dan Takwilnya
- 50. Fiqih Minoritas Muslim
- 51. Kebebasan Individu
- 52. Permasalahan Baru dan Kontemporer
- 53. Hubungan Internasional
- 54. Puisi dan Nyanyian