Hadits Perwakilan
Sabda Nabi SAW tentang kekuatan retorika dan keindahan lafadz dalam khutbah: "Sesungguhnya di antara penjelasan/lafadz yang indah terdapat sihir"
Imam Ahmad : 2625حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ أَعْرَابِيًّا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَكَلَّمَ بِكَلَامٍ بَيِّنٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا وَإِنَّ مِنْ الشِّعْرِ حُكْمًا
Telah menceritakan kepada kami [Hasan bin Musa] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Simak bin Harb] dari [Ikrimah] dari [Ibnu Abbas]; bahwa seorang badui datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu berbicara dengan susunan kata yang indah, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya di antara susunan kata yang indah terdapat sihir, dan sesungguhnya di antara sya'ir ada (yang mengandung) hukum."