Sabda Nabi SAW tentang kekuatan retorika dan keindahan lafadz dalam khutbah: "Sesungguhnya di antara penjelasan/lafadz yang indah terdapat sihir"
Imam Ahmad : 4981
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ سَمِعَهُ مِنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ أَقْبَلَ رَجُلَانِ مِنْ الْمَشْرِقِ فَتَكَلَّمَا أَوْ تَكَلَّمَ أَحَدُهُمَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا أَوْ إِنَّ الْبَيَانَ سِحْرٌ
Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Zaid bin Aslam] ia mendengarnya dari [Ibnu Umar] ia berkata, "Ada dua orang laki-laki dari arah timur saling berbincang atau salah satu dari keduanya berbicara, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya dari penjelasan itu terdapat sihir." Atau, "Sesungguhnya penjelasan itu mengandung sihir."