Ketika memberikan khutbah jum’at imam boleh menegur jamaah agar shalat tahiyatul masjid
Imam Bukhari : 878
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَجَاءَ رَجُلٌ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ النَّاسَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ أَصَلَّيْتَ يَا فُلَانُ قَالَ لَا قَالَ قُمْ فَارْكَعْ رَكْعَتَيْنِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu An Nu'man] berkata, telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari ['Amru bin Dinar] dari [Jabir bin 'Abdullah] berkata, "Seorang laki-laki datang saat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedang memberikan khutbah di hadapan orang banyak pada hari Jum'at. Beliau lalu bertanya: "Wahai fulan, apakah kamu sudah shalat?" Orang itu menjawab, "Belum." Maka beliau bersabda: "Bangun dan shalatlah dua rakaat."
Hadits Penguat :
Imam Ahmad : 11242, 13655, 13677, 13789, 13885, 14377, 14431, 14438, 14536, 14647
Imam Bukhari : 878, 879, 1100
Imam Muslim : 1444, 1445, 1446, 1447, 1448, 1449
Imam Abu Dawud : 941, 942
Imam Tirmidzi : 468, 469
Imam Nasa'i : 1378, 1383, 1391, 1392, 2489
Imam Ibnu Majah : 1102, 1103, 1104
Imam Darimi : 1506, 1507, 1508, 1510