Ketika memberikan khutbah jum’at imam boleh menegur jamaah agar shalat tahiyatul masjid
Imam Darimi : 1510أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ دَخَلَ رَجُلٌ الْمَسْجِدَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ فَقَالَ أَصَلَّيْتَ قَالَ لَا قَالَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ قَالَ أَبُو مُحَمَّد أَقُولُ بِهِ
Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] telah menceritakan kepada kami [Ibnu 'Uyainah] dari ['Amru bin Dinar] ia berkata, saya mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata, "Pada hari jum'at ada seorang laki-laki masuk ke dalam masjid saat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang berkhutbah, kemudian beliau bertanya: "Apakah engkau telah melakukan shalat?" orang tersebut menjawab, "Belum." Beliau berkata: "Lakukanlah shalat dua rakaat." Abu Muhammad berkata, "Aku berpendapat dengannya."